What we can do for ourselves after married?
Menjadi manusia itu ternyata sulit ya, kita harus mempunyai lebih dari satu peran. Menjadi seorang perempuan dengan dirinya sendiri, seorang Ibu juga Istri, begitupun sebaliknya seorang Laki-laki. Semakin aku tumbuh, aku semakin sadar bahwa semuanya tidak akan seterusnya menjadi selaras, atau seimbang.
Juga kembali lagi kepada diri sendiri, apakah hanya ini yang kita inginkan? Apakah cukup menjadi seorang Ibu tanpa tau lagi rasanya menikmati kopi hangat? Tentu, mungkin bagi sebagaian orang akan cukup. Cukup setiap manusia tentunya berbeda-beda. Tapi, apakah sudah berusaha semaksimal mungkin?
Lagi-lagi ini menurutku.
Mempunyai kegiatan diluar rutinitas kita sebagai seorang ibu atau istri itu menyenangkan. Karena aku rasa sebagai perempuan harus tetap punya value lebih dari peran sebagai istri atau ibu. Value untuk dirinya sendiri. Bukan berarti seorang perempuan harus selalu punya karir, penghasilan, atau hal-hal diluar kemampuannya. Setidaknya tetap mencoba menjadi orang yang terus berkembang, entah dari kemampuan, hobi, pengetahuan.
Jangan selalu bersembunyi dibalik 'da akumah apa atuh, cuma ibu rumah tangga' ya apalagi jadi seorang ibu ya, setidaknya ilmu pengasuhan harus terus diasah. Kita bisa melakukan apapun dengan dua kunci: niat & konsisten. Berkembang tidak melulu dengan keahlian baru, tidak melulu dengan mengikuti seminar berbayar, tidak melulu dengan hal-hal diluar kemampuan kita.
Mengganti kebiasaan scrolling handphone sampai tengah malam, marathon drama series, atau hanya tidur siang berjam-jam, bisa kita rubah menjadi kegiatan yang lebih menyenangkan, dan bermanfaat untuk diri sendiri. Setelah semua rutinitas kita selesai, beres-beres rumah, masak, mengurus anak (meski tidak ada selesainya) kita bisa gunakan jam-jam santai itu dengan kegiatan lain.
- Jika pernah hobi membaca, coba mulai membaca lagi dari mulai bacaan yang ringan, meski hanya bisa selembar atau satu bab dalam sehari bahkan seminggu it's okay, at least you try.
- Jika suka belajar hal baru, coba mulai mencari tutorial sederhana di Youtube, bisa belajar makeup, rajut, menjahit, atau bahkan memasak
- Jika suka mendengarkan podcast yang 'berisi', dengarkan dan coba rangkum apa hal yang dapat diimplementasikan kepada kehidupan sehari-hari atau berbagi di media sosial lebih baik.
- Jika suka menggambar, coba cari referensi menggambar dengan alat sederhana di Pinterest, ataupun Youtube
- Jika dirasa butuh bergerak, olahraga dirumah, cari video workout ringan, tidak perlu menggunakan mat jika belum punya, tidak perlu menggunakan sepatu jika belum ada.
- Jika dirasa suka fotografi, coba belajar membuat preset atau belajar memfoto berbagai angle.
Itu hanya beberapa contoh kegiatan yang bisa mengisi waktu luang kita disaat anak sudah tidur, sudah pergi ke sekolah, atau jika belum ada anak jika semua pekerjaan rumah telah selesai. Bukan tidak boleh menikmati scrolling handphone atau marathon series saat luang, tapi semuanya bisa dikurangi, dan diganti dengan kegiatan yang membuat kita bisa lebih berkembang. Dan tidak perlu berekspetasi lebih, setidaknya kita bisa terus meluangkan waktu untuk diri kita sendiri.
Aku pribadi, sedari kecil tidak pernah disuguhkan dengan kegiatan-kegiatan lain selain main dan sekolah. Tidak pernah merasa punya minat dan bakat, bahkan hobi pun hanya sebatas membaca. Sungguh monoton ketika dihadapkan dengan circle yang lebih luas, suami yang produktif, dan membuat aku berpikir bahwa setiap manusia tuh bisa ya belajar hal baru.
Sejak saat itu, sejak anakku mulai mandiri, aku memulai dan mencoba hobi-hobi ku yang sempat hilang, mencoba kegiatan baru, bahkan mencoba kerja dari rumah, hasilnya adalah aku semakin menghargai diriku sendiri, semakin bangga akan diri sendiri karena pada akhirnya, aku bisa merasakan hal baru dan hidupku tidak lagi monoton.
Aku bukannya ingin memaksa siapapun untuk sama seperti ku, aku hanya ingin mengingatkan bahwa kita sebagai perempuan bisa melakukan hal lebih disaat kita menjalankan dua peran sekaligus. Jika dirasa menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga sudah cukup, dan hanya ingin menikmati hari-hari dengan scrolling handphone, tidur siang berjam-jam, dan menghabiskan waktu dengan menonton, nggak apa, it's your choice. and that's okay. As long as you happy with your life.
Love,
Pams
What we can do for ourselves after married?
Reviewed by pamellacitra
on
Maret 10, 2023
Rating: 5










