I'm Pregnant!
Pada awalnya, aku selalu bilang ingin menunda kehamilan, karena ingin menikmati masa-masa pernikahan dan mengingat rasanya baru sebentar aku dan Tuan Barista bersama. Tetapi, ketika hari semakin dekat dengan pernikahan, Mamah bilang bahwa aku tidak bisa 'berencana' seperti itu, selain seperti menolak rejeki dari Allah SWT, akupun diingatkan bahwa diluar sana masih banyak pasangan yang menanti buah hati, rasanya seperti di tampar! Akhirnya dengan memperbanyak istigfar dan memohon maaf kepada Allah SWT, aku merubah pola pikir bahwa kapan pun Dia memberiku ijin menjadi seorang Ibu, insyaAllah aku siap :)
December 26, 2017
Tepat dimana pernikahan aku dan Tuan Barista menginjak 1 bulan, tanpa persiapan apapun sebelumnya aku baru ingat, bahwa jadwal datang bulanku sudah telat 4 hari, mengingat 3 bulan sebelumnya jadwal ku ini selalu tepat. Sebelum ke PD-an, aku coba tanyakan semuanya kepada temanku yang sudah resmi menjadi seorang Bidan, ia menyuruhku untuk membeli testpack di hari ke-6 yaitu tanggal 25 Desember 2017. Dengan perasaan ini-itu, akhirnya aku mencoba tes pada keesokannya, iya di tanggal yang tepat dengan satu bulannya pernikahan kami.
GARIS DUA! dengan perasaan tidak percaya, mau nangis tapi malu sama Tuan Barista, aku peluk dan akhirnya nangis juga ;) setelah Tuan Barista tau, aku juga memberi tahu kepada Mamah dan Ibu (Nenek)-karena pada saat itu aku sedang menginap dirumah Mamah. Mereka berdua pun ikut menangis.
Sejak hari itu aku selalu berbicara di dalam hati seolah-olah janinku mendengar, "Hello there, kita berjuang bareng ya, kamu harus kuat, minta semua makanan yang sehat, ikan, daging, apapun itu!"
Dan sejak hari itu pula aku merasa seperti orang baru sembuh sakit, lemas.
"Dear utunski, Bibu can't wait to see you, so grow up so well darling!"
Love,
Bibu-to be❤

Tidak ada komentar: